Lompat ke isi utama

Berita

Lakukan Upaya Mitigasi Dalam Penyebaran Informasi Negatif, Bawaslu Bartim Undang Beberapa Admin Grup Facebook Dalam Rapat Koordinasi

 foto

Dokumentasi peserta Kelompok Kerja (Pokja) Pengawasan Isu-Isu Negatif bersama Para Admin Grup Facebook di Kabupaten Barito Timur

Tamiang Layang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Timur (Bartim) menggelar Rapat Koordinasi kelompok kerja (pokja) pengawasan untuk membahas isu-isu negatif yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024 di Kabupaten Barito Timur. Rapat ini dihadiri oleh beberapa Admin Grup Facebook yang memiliki pengaruh besar di media sosial sebagai upaya untuk menanggulangi penyebaran informasi yang tidak akurat dan bersifat negatif bahkan provokatif.

Dalam rapat yang berlangsung di kantor Bawaslu Kabupaten Barito Timur, para peserta rapat berdiskusi untuk membahas langkah-langkah strategis guna menindaklanjuti akun-akun yang terindikasi membuat atau membagikan konten-konten yang dianggap provokatif pada Tahapan Kampanye Pemilihan serentak tahun 2024.

Anggota Bawaslu Kabupaten Barito Timur (Koordiv. PPPS) Fajarul Hayat, menekankan pentingnya kolaborasi dengan admin grup Facebook dalam mengawasi dan melawan penyebaran isu-isu negatif yang dapat merusak integritas Pemilihan tahun 2024 khususnya di media sosial Facebook. 
“Media sosial memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, kami mengundang para admin grup Facebook agar bisa berdiskusi dan bersama-sama melakukan tindakan mitigasi guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang Pemilihan tahun 2024,” Ujarnya. Jumat (1/11/2024)

Di waktu yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Barito Timur (Koordiv. HP2H) Ahmad Saufi, menyampaikan Rapat ini juga sebagai bentuk kita bisa melakukan pencegahan terkait adanya dugaan pelanggaran demi menyukseskan Pemilihan Serentak Tahun 2024.
"Bersama dengan Tim Pokja ini, kami telah menginventarisir akun-akun Facebook yang berisikan konten negatif dengan tulisan mengadu domba yang dapat memecah belah masyarakat, oleh karena itu harapan kami dengan tindakan mitigasi dan kolaborasi dengan para Admin Grup Facebook dapat meminimalisir kekacauan yang terjadi di media sosial menjelang Pemilihan tahun 2024," Pungkasnya.

Rapat ini juga membahas terkait mekanisme pelaporan bagi masyarakat yang menemukan konten-konten yang merugikan, serta strategi untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pemilih. Bawaslu Bartim berharap, dengan adanya kerja sama ini, masyarakat dapat lebih kritis dalam menyaring informasi yang mereka terima, sehingga dapat berkontribusi pada pelaksanaan Pemilihan yang bersih dan demokratis.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, jika menemukan adanya dugaan pelanggaran, agar segera disampaikan dan dilaporkan kepada Bawaslu Kabupaten Barito Timur melalui laporan langsung atau melalui Link https://sigaplapor.bawaslu.go.id/." Tutupnya.

Dengan langkah ini, Bawaslu Bartim berkomitmen untuk terus menjaga kondisifitas dan kualitas demokrasi baik di ruang publik maupun di media sosial sehingga pelaksanaan Pemilihan serentak Tahun 2024 dapat berjalan dengan adil, tentram dan damai, jauh dari pengaruh isu-isu negatif yang dapat memecah belah kalangan masyarakat khususnya di Kabupaten Barito Timur. (AM)

 

pokja

 

pokja