Jelang Akhir Tahapan Coklit, Bawaslu Bartim Intensifkan Pengawasan Demi Mencegah Terjadinya Pelanggaran
|
Tamiang Layang - Menjelang akhir tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) untuk Pemilihan Serentak Tahun 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barito Timur semakin mengintensifkan pengawasan demi mencegah terjadinya pelanggaran pada proses Coklit yang telah berlangsung sejak 24 Juni dan akan segera berakhir pada 24 Juli 2024 mendatang, dan kini hanya tersisa Lima hari lagi.
Anggota Bawaslu Kabupaten Barito Timur (Koordiv. HP2H) Ahmad Saufi, menekankan bahwa demi memaksimalkan kerja-kerja pengawasan, kita juga harus fokus pada pencegahan pelanggaran melalui berbagai upaya.
“Yang pertama lakukan imbauan, identifikasi kerawanan, serta apabila ada yang tidak sesuai segera kita buat surat saran perbaikan,” tegas Ahmad Saufi kepada seluruh Jajaran Panwascam hingga PKD, Kamis, 18 Juli 2024.
Pengawasan melekat juga terus dilakukan oleh Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) hingga Panwascam terhadap Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) selama proses coklit.
Ahmad Saufi berharap kita dapat mewujudkan Pemilihan yang kondusif dengan menerapkan strategi pencegahan seperti melakukan imbauan, pemetaan indeks kerawanan, saran perbaikan, edukasi, publikasi, dan patroli pengawasan Kawal Hak Pilih.
"Dengan Pengawasan melekat yang terus dilakukan oleh PKD hingga Panwascam, harapannya semoga tidak ada lagi terdapat laporan ataupun temuan dilapangan seperti stiker yang tidak ditempel, hingga Pemilih yang masih belum dicoklit". Tutupnya.
Bawaslu Kabupaten Barito Timur terus berkomitmen untuk memastikan proses Coklit berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga hak pilih masyarakat dapat terjamin dan terlindungi dengan langkah-langkah pengawasan dan pencegahan yang intensif, serta diharapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.